Senin, 18 Januari 2016

Tugas ke 7 Pengantar Bisnis :"Laporan Keuangan dan Indikator Kinerja Perusahaan"

"Laporan Keuangan dan Indikator Kinerja Perusahaan"

Laporan keuangan merupakan ringkasan data keuangan perusahaan. Laporan keungan disusun dan disajikan bagi pemakai atau pengguna eksternal oleh semua perusahaan. Laporan keuangan dapat dibuat secara tahunan. Laporan keuangan umumnya memiliki tujuan yang sama. Sehingga disajikan dan disiapkan bagi pemakai eksternal, laporan keuangan wajib disusun dan disajikan berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum. Menurut wilson ,dkk.dalam Wahyudiono,Bambang (2014) mengatakan bahwa “akuntansi adalah bahasa bisnis. Untuk membaca laporan sebuah perusahaan, perlu mengetahui bagaimana cara membaca angka-angka”.Tujuan umum laporan keuangan adalah memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja, dan arus kas perusahaan yang bermanfaat bagi pengguna laporan dalam rangka membuat keputusan-keputusan ekonomi.
Manajemen perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan perusahaan. Untuk itu manajemen memilih dan menerapkan kebijakan akuntansi agar laporan keuangan memenuhi ketentuan dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Manajemen menggunakan pertimbangan untuk menetapkan kebijakan akuntansi guna memberikan informasi yang bermanfaat bagi pengguna laporan keuangan. Untuk  memastikan laporan keuangan, manajemen perusahaan seringkali menggunakan auditor independen yaitu Akuntan Publik (AP) atau Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk melakukan pemeriksaan laporan keuangan perusahaan.
Penilaian kinerja keuangan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pihak manajemen untuk dapat memenuhi kewajiban agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.Sehingga indikator dapat dilihat dari baik buruknya keputusan manajemen dalam pengambilan keputusan. Manajemen dapat mengontrol perusahaan melalui informasi. Informasi tersebut dirangkum dalam laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan inilah yang dapat menjadi acuan berkas keuangan perusahaan.

Indikator merupakan ukuran, karakteristik, ciri-ciri , dan dapat  menunjukkan ketercapaian suatu kompetensi dasar. Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang telah dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan fungsinya sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan kepadanya. jadi , indikator kinerja adalah ukuran kuantitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu sasaran yang telah dicapai, dengan memperhitungkan indikator masukan (inputs), keluaran (outputs), hasil (outcomes), manfaat (benefits), dan indikator dampak (impacts). Peran indikator kinerja adalah menjamin pertanggungjawaban organisasi sektor publik.
 

 
Daftar pustaka :


Wahyudiono, Bambang. 2014. Mudah Membaca Laporan Keuangan. Jakarta: Raih Asa Sukses



 

Minggu, 10 Januari 2016

Tugas ke 6 Pengantar Bisnis : “Manajemen Sumber Daya Manusia”



  “Manajemen Sumber Daya Manusia”        

        Sumber daya manusia (MSDM) merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu perusahaan di samping faktor yang lain seperti modal. MSDM harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi organisasi, sebagai salah satu fungsi dalam perusahaan yang dikenal dengan manajemen sumber daya manusia (MSDM). Proses ini terdapat dalam bidang /fungsi produksi, pemasaran, keuangan, ataupun kepegawaian. Karena sumberdaya manusia(SDM) diangggap semakin penting perannya dalam pencapaian tujuan perusahaan, maka berbagai pengalaman dan hasil penelitian dalam bidang SDM dikumpulkan secara sistematis dalam apa yang di sebut manajemen sumber daya manusia. Oleh karena itu , manajemen mempunyai arti sebagai pengetahuan tentang bagaimana seharusnya memanage (mengelola) sumber daya manusia.
            MSDM bertujuan untuk meningkatkan dukungan sumber daya manusia dalam usaha meningkatkan efektivitas organisasi dalam ranka mencapai tujuan. Menurut Werther,dkk.dalam Efendi,Marihot (2002) menyatakan bahwa : “The purpose of buman resource management is to improve the productive contribution of people to the organization in an etically and socially responsible way”. Organisasi harus melakukan kerja sama yang sinergis, dalam arti saling menguntungkan antara pegawai dan organisasi. Tujuan akhir manajemen sumber daya manusia adalah meningkatkan produktivitas, loyalitas, kepuasan kerja dan motivasi kerja yang baik dari pegawai. Oleh karena itu, di luar kegiatan masih banyak yang harus dilakukan seperti peningkatan kualitas kehidupan kerja melalui perubahan struktur kerja, penciptaan disiplin kerja, serta pemotivasian.
             MSDM memilik fungsi yang terdiri dari tiga aktivitas penting, yaitu perencanaan, penarikan, dan seleksi sumber daya manusia. Sebenarnya para manajer bertanggung jawab untuk mengantisipasi kebutuhan sumber daya manusia. Dengan semakin berkembangnya perusahaan, para manajer menjadi lebih tergantung pada departemen sumber daya manusia untuk mengumpulkan informasi mengenai komposisi dan keterampilan tenaga kerja saat ini. Meskipun penarikan tenaga kerja dilakukan sepenuhnya oleh departemen sumber daya manusia, departemen lain tetap terlibat dengan menyediakan deskripsi dari spesifikasi pekerjaan untuk membantu proses penarikan.
Daftar Pustaka
Efendi,Marihot. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : PT Grasindo

Minggu, 03 Januari 2016

tugas ke 5 pengantar bisnis : “MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN”

MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN”


Manajemen keuangan merupakan suatu ilmu yang memperlajari cara mengefektifkan keuangan untuk mencapai tujuan. Khan dan Jain (Financial Management ,2007)1 mengatakan Manajemen keuangan adalah segala  kegiatan yang mengatur keuangan suatu perusahaan bisnis. Sehingga manajemen  keuangan dibutuhkan di perusahaan karena menentukan keberhasilan suatu usaha. Manajemen Keuangan dijalankan oleh manajer keuangan. Manajer keuangan harus bisa mengatur keuangan perusahaan, mengefektifkan keuangan, meramalkan keuangan, analisis investasi dan lain lain. Maka dari itu, manajer harus membuat suatu langkah langkah yang dibutuhkan agar menguntungkan perusahaan.
Peran dan tanggung jawab manajer keuangan meliputi perolehan dana. Tetapi tanggung jawab utamanya adalah meningkatkan nilai perusahaan. Dalam kata lain, manajer keuangan harus bisa memperoleh laba. Manajer harus berani mengambil keputusan untuk perusahaannya. Manajer itulah yang dapat menjauhkan perusahaan dari kerugian
Manajemen Keuangan membuat keputusan keputusan keputusan penting dalam perusahaan. Keputusan tidak boleh asal dibuat tanpa dasar yang benar.  Keputusan tersebut harus memenuhi kriteria yang ada. Kriteria tersebut adalah “keputusan yang dibuat harus relevan dengan tujuan utama perusahaan dan tidak merugikan semua pihak” (Khan and Jain, Financial Management, 2007)3.  Oleh karena itu, Kriteria tersebut harus dipenuhi agar keputusan yang dibuat benar dan menguntungkan.

 

DAFTAR PUSTAKA :
Khan And Jain, Financial Management, Tata Mcgraw-Hill Education, 2007, Ch1,
https://books.google.co.id/books?id=N9V34rWEOGcC&pg=SA30PA1&hl=id&source=gbs_selected_pages&cad=3#v=onepage&q&f=false