"Laporan Keuangan dan Indikator Kinerja Perusahaan"
Laporan
keuangan merupakan ringkasan data keuangan perusahaan. Laporan
keungan disusun dan disajikan bagi pemakai atau pengguna eksternal oleh semua
perusahaan. Laporan keuangan dapat dibuat secara tahunan. Laporan keuangan
umumnya memiliki tujuan yang sama. Sehingga disajikan dan disiapkan bagi
pemakai eksternal, laporan keuangan wajib disusun dan disajikan berdasarkan
prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum. Menurut wilson ,dkk.dalam Wahyudiono,Bambang (2014) mengatakan bahwa
“akuntansi adalah bahasa bisnis. Untuk membaca laporan sebuah perusahaan, perlu
mengetahui bagaimana cara membaca angka-angka”.Tujuan umum laporan keuangan
adalah memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja, dan arus kas
perusahaan yang bermanfaat bagi pengguna laporan dalam rangka membuat
keputusan-keputusan ekonomi.
Manajemen
perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan
perusahaan. Untuk itu manajemen memilih dan menerapkan kebijakan akuntansi agar
laporan keuangan memenuhi ketentuan dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK).
Manajemen menggunakan pertimbangan untuk menetapkan kebijakan akuntansi guna
memberikan informasi yang bermanfaat bagi pengguna laporan keuangan. Untuk memastikan laporan keuangan, manajemen
perusahaan seringkali menggunakan auditor independen yaitu Akuntan Publik (AP)
atau Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk melakukan pemeriksaan laporan keuangan
perusahaan.
Penilaian kinerja keuangan merupakan salah satu cara yang dapat
dilakukan oleh pihak manajemen untuk dapat memenuhi kewajiban agar mencapai
tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.Sehingga indikator dapat dilihat
dari baik buruknya keputusan manajemen dalam pengambilan keputusan. Manajemen
dapat mengontrol perusahaan melalui informasi. Informasi tersebut dirangkum
dalam laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan inilah yang dapat menjadi
acuan berkas keuangan perusahaan.
Indikator merupakan ukuran, karakteristik, ciri-ciri , dan dapat menunjukkan
ketercapaian suatu kompetensi dasar. Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas
dan kuantitas yang telah dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan
fungsinya sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan kepadanya. jadi , indikator
kinerja adalah ukuran kuantitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu
sasaran yang telah dicapai, dengan memperhitungkan indikator masukan (inputs),
keluaran (outputs), hasil (outcomes), manfaat (benefits), dan indikator dampak
(impacts). Peran indikator kinerja adalah menjamin pertanggungjawaban
organisasi sektor publik.
Daftar pustaka :
Wahyudiono, Bambang. 2014. Mudah Membaca Laporan Keuangan.
Jakarta: Raih Asa Sukses
